Monday, October 24, 2011

Belajar TCP/IP...

17 Oktober kemarin dapet tugas dari asdos praktikum jarkom. Tapi berhubung masih belom ngerti, jadi bagi yang ngerti tolong bantu jelasin yah.. hehe :p

  • 1.     Bagaiman jika :
    -         Netmask 255.255.255.240
    -         IP Address 192.168.3.0
    Jawab :
    Biner dari IP address :1111111.11111111.11111111.11110000
    a.     Subnet
    24 = 16
    b.     Host
    24 – 2
    = 16 – 2
    = 14
    Kelipatan : 0, 240
    c.      Host yang Valid
    192.168.3.1            à         192.168.3.238
    192.168.3.241        à         192.168.3.254
                   IP Addres 192.168.3.0  /28


    2.     IP Address 192.168.10.0 = 255.255.255.0 bernilai CDIR /24 :
    Jawab :
    Biner dari IP Address :11111111.11111111.11111111.00000000
    a.     Subnet
    28 = 256
    b.     Host
    28 - 2
    = 256 – 2
    = 254
    ­­­­
    c.      Netmask
    255.255.255.(256 – 0 )
    255.255.255.256
    Kelipatan : 0
    d.     Host yang valid
    192.168.10.1  à  192.168.10.254
    IP Address /lab = 192.168.10.1  à  192.168.10.254

Friday, October 14, 2011

Belajar command line & administrasi sistem (linux)..

Bagi anda yang menggunakan sistem operasi linux, pasti mengetahui bahwa terdapat dua mode untuk menjalankan aplikasi yaitu melalui GUI (aplikasi ditampilkan dalam mode grafis dan tertata pada panel menu) dan melalui terminal mode (melalui terminal).

Nah, disini saya akan membagi sedikit(karena yang di dapat baru sedikit. hehe) pengetahuan saya mengenai manajemen user dan group melalui terminal mode.

Pada sistem Unix diterapkan konsep yang membedakan seorang user dengan user yang lain. Dimana setiap user memiliki privasi yang didasarkan atas proses login, hak, dan ijin. Jadi intinya setiap user yang login dengan ID-nya sendiri memiliki hak untuk file, direktori, dan proses pribadi. Secara umum user di sistem Linux di bagi menjadi dua, yaitu :
  1. 1. Super User (root), memiliki hak akses penuh, tidak terbatas terhadap   sistem . Dengan user root anda dapat melakukan apa saja yang berhubungan dengan administrasi sistem. Login root digunakan jika kebutuhan mendesak, dalam pengelolaan suatu administrasi sistem. Dalam Linux user ini mempunyai simbol #
  2. 2. Ordinary User, memiliki keterbatasan dan hak terhadap sistem. Dalam Linux user ini mempunyai simbol $.

Untuk lebih lanjut, kita langsung saja mencoba bagaimana cara membuat user, group, file dan direktori, dan juga hak akses untuk user,group, dan others.


  • A. Membuat dua user baru :
Pertama, kita masuk dulu ke terminal dan sebagai root(super user). Ketikkan syntax sudo su. lalu kemudian masukkan password root anda (password sama seperti password pada linux anda).

Syntax yang digunakan untuk membuat user baru adalah useradd [nama_user]. Nama tidak dapat terdiri lebih dari 1 kata(tidak menggunakan spasi), karena jika demikian user kan di buat menjadi dua atau lebih. Contoh useradd khairul.
  • B. Memberikan password pada user yang baru di buat :
Setelah membuat user, tidak lengkap rasanya kalau kita tidak membuat password sekalian. Karena kita perlu keamanan data yang kita simpan pada user yang kita baut.
Syntax yang digunakan untuk membuat password pada user yang telah kita buat adalah passwd [nama_user], lalu setelah itu masukkan password, enter, masukkan lagi password yang sama untuk konfirmasi password, enter.
  • C. Membuat group untuk user baru :
  • D. Membuat direktori file lewat terminal:
Pada tampilan GUI dapat dalam membuat suatu file misalnya, kita perlu membuka aplikasi yang diinginkan lalu menyimpan pada folder yang sebelumnya kita buat. Pada terminal, cukup dengan mengetikkan syntax mkdir [nama_direktori]. Apabila ingin meletakkan direktori yang kita buat pada suatu direktori lain, tambahkan alamat direktori tersebut (cth : /home/linuxbook/Documents/) Lalu untuk masuk ke dalam direktori tersebut ketikkan syntax cd /home/[nama_root/direktori yang kita cari]/. Sedangkan untuk membuat file, ketikkan touch {nama_file beserta ekstensinya), cth : touch file1.txt.